Sabtu, 14 Januari 2012
Renungan
Kamis, 05 Januari 2012
Pertimbangan Kurikulum
Oleh: Ibnu Hajar Kiman
Dalam merancang dan mengembangkan kurikulum harus mempertimbangkan keadaan sosial, khususnya hubungan antara sekolah dan masyarakat dan pengaruhnya pada keputusan kurikulum. Seeorang inovator kurikulum harus memiliki kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial sangat penting untuk membuat kurikulum yang dapat memenuhi harapan pengguna dan peserta didiknya dapat beradaptasi dan eksis dalam kehidupan pada masa depan. Penetapan kurikulum dapat berlangsung di lingkungan sosial yang kompleks. Melalui tuntutan yang dikenakan oleh masyarakat pada sekolah. Memang, pekerja kurikuluma perlu mempertimbangkan dan menggunakan dasar sosial untuk merencanakan dan mengembangkan kurikulum.
Dalam merancang dan mengembangkan kurikulum harus mempertimbangkan keadaan sosial, khususnya hubungan antara sekolah dan masyarakat dan pengaruhnya pada keputusan kurikulum. Seeorang inovator kurikulum harus memiliki kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial sangat penting untuk membuat kurikulum yang dapat memenuhi harapan pengguna dan peserta didiknya dapat beradaptasi dan eksis dalam kehidupan pada masa depan. Penetapan kurikulum dapat berlangsung di lingkungan sosial yang kompleks. Melalui tuntutan yang dikenakan oleh masyarakat pada sekolah. Memang, pekerja kurikuluma perlu mempertimbangkan dan menggunakan dasar sosial untuk merencanakan dan mengembangkan kurikulum.
Dalam banyak teks kurikulum, pertimbangan latar belakang sosial menyebabkan diskusi tentang sekolah dan masyarakat, serta diskusi tentang sosialisasi individu, implikasi sosial dari pengetahuan dan perubahan, dan tujuan pendidikan.
Latar Sosial Kurikulum
LatarSosial Kurikulum
Dalam merancang dan mengembangkan kurikulum harus mempertimbangkan keadaan sosial, khususnya hubungan antara sekolah dan masyarakat dan pengaruhnya pada keputusan kurikulum. Pada inovator kurikulum diperlukan kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial sangat penting untuk perencana kurikulum dan pengembang hari ini. Kurikulum keputusan berlangsung di lingkungan sosial yang kompleks. Melalui tuntutan yang dikenakan oleh masyarakat pada sekolah. Memang, pekerja kurikulum perlu mempertimbangkan dan menggunakan dasar sosial untuk merencanakan dan mengembangkan kurikulum.
Dalam banyak teks kurikulum, pertimbangan fondasi sosial sering menyebabkan diskusi tentang sekolah dan masyarakat, serta diskusi tentang sosialisasi individu, implikasi sosial dari pengetahuan dan perubahan, dan tujuan pendidikan.
Rabu, 04 Januari 2012
bismillahirrohmanirrohim
Terbitnya matahari bermulalah kembali proses untuk menapak kehidupan. Berbagai aktifitas yang dilakukan seperti pesertaa didik akan berangkat kesekolah, petani akan berangkat ke kebun, pegawai berangkat ke kantor, pedagang berangkat ke pasar, pokoknya seluruh aktivitas kehidupan bermula dengan bersinarnya matahari yang diciptakan sang pencipta yaitu Allah SWT.
Langganan:
Komentar (Atom)